pasar modal properti Info/Artikel

Jika Anda mempunyai ketertarikan dan keahlian dalam bidang trading di pasar modal, terdapat kesempatan yang cukup terbuka dan berpeluang untuk trading emiten properti. Banyak emiten-emiten bagus yang bisa anda ambil untuk investasi maupun trading.

Beberapa contoh Emiten properti yang sering ditradingkan antara lain :
1. PT Summarecon Agung tbk (SMRA)
2. PT Bumi Serpong Damai tbk (BSDE)
3. PT Pakuwon Jati tbk (PWON)
4. PT Ciputra Development tbk (CTRA)
5. PT Agung Podomoro Land tbk (APLN)
6. PT Lippo Karawaci tbk (LPKR)
7. PT Alam Sutra Realty (ASRI)
8. PT Metropolitan Kentjana tbk (MKPI)

Secara umum kriteria emiten properti yang dapat dipertimbangkan untuk diambil sebagai investasi atau trading, antara lain :
1. Emiten blue chip, adalah saham yang mempunyai kualitas dan nilai tertinggi diantara saham yang lainnya.
2. Perusahaan emiten masih terus membangun dan mengembangkan propertinya
3. Rutin bagi-bagi deviden
4. Mempunyai citra perusahaan yang baik.
5. Pergerakan naik turunnya nilai sahamnya wajar.

Bagaimana Anda bisa trading di lantai bursa?
Agar bisa trading di lantai bursa maka Anda harus mendaftar melalui perusahaan sekuritas, antara lain : Mirae Aset, MNC Securitas. Mandiri Securitas, BRI Securitas, Bahana Securitas, BNI Securitas, dll. Pilihlah salah satu sekuritas dengan persyaratan yang tidak meyulitkan dan yang pasti Anda harus punya modal yang cukup untuk membeli saham. Mulailah dengan modal minimum yang disyaratkan perusahaan sekuritas, kemudian meningkat seiring dengan bertambahnya pengalaman dan keahlian Anda dalam bertrading.

Hal-hal yang perlu dilakukan sebelum masuk trading :
1. Kenali perusahaan yang akan dibeli sahamnya.
2. Lihat laporan tahunannya 3 tahun terakhir atau minimal 1 tahun terakhir.
3. Perhatikan grafik pergerakan sahamnya 1 tahun terakhir.
4. Perhatikan isu-isu terakhir yang sedang berkembang.
5. Perhatikan dan ikuti insting Anda sendiri berdasarkan pengalaman.

Hal-hal yang yang sebaiknya dihindari atau tidak Anda lakukan sebelum atau selama trading :
1. Jangan rakus.
2. Jangan panik.
3. Jangan hanya ikut-ikutan dalam beli saham.
4. Untuk pemula jangan membeli saham “gorengan”.
5. Jangan hanya mengandalkan insting saja tetapi tetap lakukan analisa dulu walaupun sederhana.

Semua keputusan ada ditangan Anda yang mengetahui plus minusnya diri sendiri. Saran kami untuk generasi milenial sebaiknya Anda mulai belajar trading saham. Minimal Anda masuk ke bursa saham sebagai investasi. Hubungi kami kami jika Anda ingin berkonsultasi atau perlu pendampingan untuk masuk ke bursa saham properti.

Salam sehat dan sukses untuk Anda semua.

Mau cari properti di wilayah Bogor & Depok? KLIK DISINI

Mau menjual atau menyewakan properti Anda? KLIK DISINI

Mau diskusi dengan kami? KLIK DISINI