bisnis pendanaan properti Info/Artikel

Salah satu model bisnis properti yang sangat menguntungkan adalah pembiayaan properti. Artinya membiayai klien yang membeli properti dengan cara cash dan klien akan mengembalikan dengan cara mengangsur dengan tambahan bunga angsuran atau margin tertentu.

Pembiayaan properti ini jarang dilakukan oleh perorangan, kalaupun ada yang melakukan jumlahnya sangat sedikit. Pembiayaan properti ini banyak dilakukan oleh bank atau lembaga pembiayaan lainnya.

Realitas saat ini menunjukkan bahwa penjualan properti jarang dilakukan secara cash tetapi lebih banyak dilakukan dengan cara mengangsur bank. Hal ini menunjukkan bahwa pembiayaan properti mempunyai market share yang tinggi dan terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini juga memperlihatkan bahwa potensi pembiayaan properti cukup besar.

Kebutuhan rumah akan terus meningkat sejalan dengan pertambahan penduduk. Hal ini menunjukkan bahwa pasar pembiayaan properti akan terus ada, tidak pernah mati dan terus meningkat jumlah dan besarnya pembiayaan. Oleh sebab itu pertumbuhan pembiayaan properti akan naik terus. Biasanya bisnis pembiayaan properti akan terganggu karena dipengaruhi faktor-faktor non properti, seperti perekonomian yang sedang lesu, situasi politik yang sedang kurang stabil, adanya krisis ekonomi global, dll.

Jadi untuk lembaga pembiayaan properti, jangan takut kehabisan market. Yang seharusnya dilakukan oleh masing-masing lembaga pembiayaan adalah bagaimana meningkatkan market share masing-masing lembaga pembiayaan. Berikut beberapa hal yang seharusnya dilakukan pembiayaan untuk meningkatkan market share :
1. Mengurangi bunga pinjaman atau margin pinjaman.
2. Meminimalkan uang muka.
3. Memperpanjang tenor (lamanya angsuran).
4. Nilai angsuran relatif kecil walaupun harus memperpanjang tenor angsuran.
5. Memberikan bunga atau margin angsuran flat walaupun tidak penuh sepanjang tenor angsurannya.
6. Melonggarkan persyaratan pembiayaan dengan tetap memperhatikan dan tidak mengabaikan safety risk-nya.

Hal utama yang harus diperhatikan oleh setiap orang yang akan membeli rumah dengan model pembiayaan properti ini adalah “jangan sampai terkena BI checking”. Karena ini syarat mutlak yang wajib dipenuhi oleh setiap orang yang membeli dengan dengan cara diangsur.

Semoga sedikit penjelasan kami di atas dapat nemberi informasi dan inspirasi tentang peluang usaha pembiayaan properti. Jika cashflow Anda masih terbatas, kami menyarankan agar Anda tidak mengambil peluang di bisnis pembiayaan karena resikonya yang cukup tinggi. Buatlah bisnis pembiayaan properti ini menjadi domainnya bank dan lembaga pembiayaan properti. Masih ada 14 macam bisnis properti yang sangat menguntungkan yang dapat anda pilih untuk dicoba, dijalankan dan ditekuni dengan resiko yang cukup rendah.

Salam sukses untuk Anda semua.

Mau cari properti di wilayah Bogor & Depok? KLIK DISINI

Mau menjual atau menyewakan properti Anda? KLIK DISINI

Mau diskusi dengan kami? KLIK DISINI